Categories
Report

“New Normal” vs “New Pattern” Pertambahan COVID-19

Saat ini seperti memasuki babak baru kasus yang terjadi pada pertambahan dan persebaran COVID-19 di Indonesia. Pemerintah Indonesia sudah melancarkan jargon “new normal” sebagai solusi untuk membuka/relaksasi pengetatan pembatasan sosial yang sudah berjalan, mengerakan roda ekonomi dan sektor lain, dan mengulirkan kehidupan normal dengan cara baru. Strategi ini dilakukan ditengah-tengah pertambahan dan persebaran kasus di Indonesia memasuki pola baru, bukan lagi pola pertambahan karena tercapainya jumlah test harian, tetapi dipicu dengan moment/event dan strategi yang mendorong terjadinya mobilisasi. Denyut perubahan ini sebenarnya sudah terasa ketika terjadi “relaksasi” pembatasan sosial dengan membuka channel transportasi, kemudian beberapa derah keluar dari mode PSBB. Tetapi tampaknya pertambahan dan persebaran berdasarkan data yang ada pun tidak mengoyahkan pilihan strategi ini.

Bagaimana dengan strategi “new normal” saat ini?

Categories
Report

Prediksi Outbreak Baru dan Terkonfirmasinya Kurva Semu

Pada tanggal 21 Mei 2020, pertambahan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia mencatatkan pertambahan tertingginya selama ini. Selain faktor makin gencarnya pelaksanaan tes masal dan beberapa daerah cukup intents mengencarkan tracing dan testing tentu saja. Pertambahan ini mestinya bukan pertambahan biasa, yang hanya dihasilkan karena pertambahan tes semata. Pertambahan yang berjumlah hampir 1000 kasus ini, mengkonfirmasikan sebenarnya kondisi pada minimal 10-14 hari yang lalu, jika masih menggunakan asumsi masa inkubasi. Artinya, pada 10-14 hari yang lalu terdapat suatu event yang menyebabkan sekian banyak orang terpapar covid-19 di suatu lokasi atau banyak lokasi.

Categories
Report

Grafik Melandai Semu & Pola Pertambahan Per Pulau

Saat ini mulai berkembang wacana untuk melakukan relaksasi penerapan PSBB di beberapa daerah karena ada keyakinan kurva yang melandai, dan pertambahan kasus yang mendekati zero beberapa hari ini. Seperti angin segar, hal ini membuat masyarakat dan banyak pihak terpantik untuk juga melonggarkan diri terhadap disipilin jarak fisik dan tinggal di rumah yang selama ini dilaksanakan baik secara individu, keluarga, kelompok masyarakat dan kawasan tertentu. Kita juga melihat kebijakan Pemerintah yang memberikan kelonggaran jalur mobilisasi warga dengan beberapa aturan yang telah dikerjakan untuk transportasi udara dan lainnya. Sebenarnya, hal ini tentu sangat dinanti situasi dan kabar yang membaik seperti ini…tetapi apakah benar situasi sudah sedemikian “nyaman” untuk melonggarkan banyak hal? Jika bermain dengan spekulasi, pengamatan visual dan sejenisnya tentu akan mudah dilihat dan langsung direspon, bagaimana data berbicara dengan situasi ini.

Categories
Report

2nd Wave Pola Pertambahan COVID-19


Perkembangan dan pertambahan kasus COVID-19 saat ini menunjukkan model kurva yang melandai, ditandai dengan beberapa daerah melaporkan tidak ada pertambahan kasus baru, tetapi disisi lain pertambahan kasus baru muncul di daerah yang tidak di duga. Implementasi PSBB yang makin meluas dan ketat juga telah dilaksanakan di beberapa daerah dan memberikan efek pada pertambahan kasus ini.

Di sisi lain, Pemerintah mulai mewacanakan pelonggaran PSBB di beberapa daerah dengan alasan ekonomi dan kepentingan lainnya. Masyarakat juga mulai kendur dalam disipilin stay at home dan physical distancing, disertai ketidaksadaran dalam beraktivitas di ruang publik.

Categories
Report

Proyeksi Pertumbuhan Kasus COVID-19 di Indonesia

Melihat perkembangan pertambahan kasus COVID-19 di Indonesia secara global sampai pada tanggal 3 Mei 2020 menunjukkan pola yang dapat diprediksi. Prediksi pertambahan kasus dilakukan dengan tujuan untuk membuat strategi penangangan nasional yang berimplikasi luas di seluruh wilayah yang sudah tersentuh COVID-19. Wilayah Indonesia dilihat sebagai sebuah area luas dengan keunikan berpulau-pulau dan memiliki demografi yang sangat beragam. Penanganan secara nasional akan menjadi kunci untuk menentukan kapan persebaran ini dapat berakhir.